Bibliografi: hlm. 111-114 Buku ini memaparkan sekaligus memadukan dua dimensi yang berbeda dalam memandang manusia secara umum dan anak dan pekembangannya secara khusus. Dua dimensi yang berbeda itu adalah pertama, tinjauan para tokoh dari Barat yang nota-bene berfikir rational-objektif. Kedua, tinjauan Al-Qur'an, hadits dan para ulama yang nota-bene berwawasan rational-normatif. buku ini me…
Indeks : hal. 281-285 Diterjemahkan dari buku aslinya : Al Mazhahir al-Ilahiyyah fi Asrar al-Ulum al-Kamaliyyah Kajian-kajian Ilahiah dan pengetahuan-pengetahuan ketuhanan sangat samar. la berupa jalan suluk yang pelik, yang tidak berhenti pada kebenarannya kecuali seorang demi seorang dan tidak ditunjukkan pada esensinya kecuali pendatang demi pendatang. Barangsiapa ingin menyelami lauta…
BibliografI: hlm. 241-244 Buku ini membahas mengenai persoalan yang dibahas banyak mengenai wacana fikih, namun buku ini sendiri tidak berpotensi menjadi buku fikih yang mampu menuntaskan persoalan-persoalan fikih secara mendetail. Dalam buku ini, ada empat tema besar yang dipilih sebagai kategori yang dimaksud, yaitu mengenai wawasan fikih politik, wawasan fikih sosial, wawasan fikih perem…
Dalam agama Islam, tauhid atau doktrin tentang keesaan mut-lak Allah-yakni, "Tidak ada tuhan yang berhak dan pantas disembah selain Allah" (Lâ ilâha Allah)-menempati posisi sangat sentral dan teramat penting. Bagi seorang Muslim, mengimani tauhid adalah syarat mutlak keislaman yang tak bisa ditawar-tawar lagi. Keimanan pada ajaran tauhid harus dimiliki selama hayat masih dikan-dung badan dan …
Judul asli : Al-Istidlal bi azh-zhanniy fi al-aqidah Bibliografi : hlm. 283-287 Adapun kalimat-kalimat yang menyebabkan perbedaan mushaf, maka jika dasarnya riwayat mutawatir, ia termasuk Al-Qur'an. Sedangkan jika dasarnya Hadits Ahad (Mushaf Ali, Ibnu Mas'ud, Ibnu Abbas, dll.), maka tidak termasuk Al-Qur'an. Seandainya kita katakan bahwa apabila yang ada di Ibnu Mas'ud (Mushaf Ibnu Mas…